Minggu, 04 Mei 2014

10 Teknologi Pencegah Kehancuran Dunia

Ada anggapan dari kaum skeptis bahwa teknologi hanya merusak lingkungan. Anggapan ini menentang para ilmuwan untuk mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan.

PBB memperkirakan, hingga tahun 2030 kebutuhan energi akan melonjak sebesar 60 persen. Sebanyak 2,9 miliar manusia akan kekurangan pasokan air. Berikut 10 jenis teknologi yang tergolong dapat mencegah bumi dari kehancuran.

1. Menghilangkan Garam dari Air Laut


PBB mencatat, suplai air bersih akan sangat terbatas bagi miliaran manusia pada pertengahan abad ini. Ada teknologi bernama desalinasi, yakni menghilangkan kadar garam dan mineral dari air laut sehingga layak diminum. Ini merupakan solusi yang bisa dilakukan untuk mencegah krisis air.

Masalahnya, teknologi ini masih terlalu mahal dan membutuhkan energi cukup besar. Kini para ilmuwan tengah mencari jalan agar desalinasi dapat berlangsung dengan energi lebih sedikit. Salah satu caranya adalah dengan melakukan evaporasi pada air sebelum masuk ke membran dengan pori-pori mikroskopis


2. Memproduksi Minyak secara Alami


http://www.kpa.or.id/wp-content/uploads/2014/03/KERUSAKAN-PAPUA.jpg

Ada proses bernama thermo-depolymerization, suatu proses yang sama dengan bagaimana alam memproduksi minyak. Misalnya limbah berbasis karbon jika dipanaskan dan diberi tekanan tepat, mampu menghasilkan bahan minyak.

Secara alamiah proses ini menbutuhkan waktu jutaan tahun. Dari eksperiman yang sudah-sudah, kotoran ayam kalkun mampu memproduksi sekitar 600 pon petroleum.


3. Tenaga Hidrogen

Bahan bakar hidrogen dianggap sebagai bahan bakar alternatif bebas polusi. Energi dihasilkan berasal dari perpaduan antara hidrogen dan oksigen. Permasalahannya adalah bagaimana hidrogen itu dihasilkan.

Molekul seperti air dan alkohol harus diproses terlebih dahulu untuk mengekstraksi hidrogen sehingga menjadi sel bahan bakar. Proses ini juga membutuhkan energi besar. Namun setidaknya ilmuwan sudah mencoba membuat laptop serta peranti lain dengan tenaga fuel cell.


4. Tenaga Surya



Energi surya yang sampai di bumi terbentuk dari foton dapat dikonversikan menjadi listrik atau panas. Beberapa perusahaan dan perumahan sudah berhasil menggunakan aplikasi ini. Mereka memakai sel surya dan termal surya lain sebagai media pengumpul energi.


5. Konversi Panas Laut

Media pengumpul tenaga surya terbesar di bumi ini adalah air laut. Departemen Energi Amerika Serikat (AS) menyebut, laut mampu menyerap panas surya setara dengan energi yang dihasilkan 250 miliar barel minyal per hari.

Ada teknologi bernama OTEC yang mampu mengkonversikan energi termal laut menjadi listrik. Perbedaan suhu antar permukaan laut mampu menjalankan turbin dan menggerakan generator. Masalahnya, teknologi ini masih kurang efisien.


6. Energi Gelombang Laut



Laut melingkupi 70 persen permukaan bumi. Gelombangnya menyimpan energi besar yang dapat menggerakkan turbin-turbin sehingga mengasilkan listrik. Problemnya agak sulit memperkirakan kapan gelombang laut cukup besar sehingga memproduksi energi yang cukup.

Solusinya adalah dengan menyimpan sebagian energi ketika gelombang cukup besar. Sungai Timur kota New York saat ini sedang menjadi proyek percobaan dengan enam turbin bertenaga gelombanng air. Sedangkan Portugis justru sudah lebih dulu mempraktekkan teknologi ini dan sukses menerangi lebih dari 1500 rumah.


7. Menanami Atap Rumah


http://asharemore.blogspot.com/












Konsep ini diilhami dari Taman Gantung Babilonia yang masuk dalam daftar Tujuh Keajaiban Dunia. Istana Babilonia terdiri atas atap yang ditanami aneka flora, juga balkon dan terasnya.

Taman atap ini mampu menyerap panas dan mengurangi karbon dioksida. Bayangkan jika burung-burung dan kupu-kupu beterbangan di sekitar rumah hijau kita.

8. Bioremediasi



Ada proses bernama bioremediasi, yakni memanfaatkan mikroba dan tanaman untuk membersihkan kontaminasi. Salah satunya adalah membersihkan kandungan nitrat dalam air dengan bantuan mikroba atau memakai tanaman untuk menetralisir arsenik dari tanah. Beberapa tumbuhan asli ternyata memiliki faedah untuk membersihkan bumi kita dari aneka polusi.


9. Kubur Barang-barang Perusak



Karbon dioksida adalah faktor utama penyebab pemanasan global. Energy Information Administration (EIA) mencatat, tahun 2030 emisi karbon dioksida mencapai 8000 juta metrik ton.

Metode paling sederhana untuk menekan kandungan zat berbahaya itu adalah dengan menguburkan berbagai penghasil CO2 seperti aneka limbah elektronik berbahaya.

Namun ilmuwan masih belum yakin bahwa gas berbahaya akan tersimpan aman. Tetap saja kelak akan muncul imbas negatifnya bagi lingkungan.


10. Buku Elektronik
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVil6jaTc53Vh1PoHogtxIwvD4Lf18JWFEEjREO3-9JfnNB9wHGAVPIMQXxiF1l39DKIfQFzhHdOOkrel93m0Mnv3xvet0t9BOAe3WLxSa5jH7X-085nkqaizN2c8QmZ5iag4NSvf015I/s1600/e-book.jpg

Bayangkan, berapa ton kertas dan berapa banyak pohon harus ditebang bagi seantero dunia jika kita semua harus membeli koran, majalah, novel, buku pelajaran, buku tulis, kertas faks, sampai tisu toilet.

Buku elektronik atau surat elektronik yang lebih dikenal dengan e-book dan email memberi kontribusi sangat berarti pada kelangsungan hidup. Dengan teknologi itu, produksi kertas dapat ditekan, sehingga kita tak perlu menebang terlalu banyak pohon.

Prinsip dan Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)


Pada dasarnya PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) bekerja dengan cara mengubah energi potensial (dari DAM atau air terjun) menjadi energi mekanik (dengan bantuan turbin air), kemudian dari energi mekanik tersebut dikonversi menjadi energi listrik (dengan bantuan generator). Di wilayah yang bergunung-gunung dengan banyak sumber air, PLTA sangat ideal. Pembangkit listrik ini biasanya disatukan dengan waduk yang digunakan untuk  pertanian dan penanggulangan banjir. 

http://asharemore.blogspot.com/


Komponen PLTA dan Cara Kerjanya
 
       1. Dam/Waduk/Bendungan
Dam/waduk/bendungan berfungsi untuk menampung air dalam jumlah besar karena turbin memerlukan pasokan air yang cukup dan stabil. Selain itu, dam/waduk/bendungan juga berfungsi untuk pengendalian banjir. Kebanyakan dam/waduk/bendungan ini juga memiliki bagian yang disebut pintu air untuk membuang air yang tidak diinginkan secara bertahap atau berkelanjutan.

http://asharemore.blogspot.com/

       2.   Pipa Pesat (Penstock)
Pipa pesat berfungsi untuk menyalurkan dan mengarahkan air ke cerobong turbin. Salah satu ujung pipa pesat dipasang pada bak penenang minimal 10 cm diatas lantai dasar bak penenang. Sedangkan ujung yang lain diarahkan pada cerobong turbin. Pada bagian pipa pesat yang keluar dari bak penenang, dipasang pipa udara (Air Vent) setinggi 1 meter di atas permukaan air bak penenang. Pemasangan pipa udara ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya tekanan rendah (Low Pressure) apabila bagian ujung pipa pesat tersumbat. Tekanan rendah ini akan berakibat pecahnya pipa pesat. Fungsi lain pipa udara ini untuk membantu mengeluarkan udara dari dalam pipa pesat pada saat start ½ inch.

http://asharemore.blogspot.com/




















       3.   Turbin
Gaya jatuh air yang mendorong baling-baling menyebabkan turbin berputar. Turbin air kebanyakan seperti kincir angina. Dengan menggantikan fungsi dorong angin untuk memutar baling-baling digantikan air untuk memutar turbin. Selanjutnya turbin akan mengkonversi energi potensial yang disebabkan gaya jatuh air menjadi energi kinetik.
http://www.gaia3d.co.uk/wp-content/gallery/3d-physics-water-turbine/gallery-physics-water-turbine-5.jpg

       4.   Generator
Generator dihubungkan dengan turbin melalui gigi-gigi putar sehingga ketika baling-baling turbin berputar, generator pun akan ikut berputar. Generator memanfaatkan perputaran turbin untuk memutar kumparan magnet didalam generator sehingga terjadi pergerakan elektron yang membangkitkan timbulnya arus listrik AC. Generator disambungkan dengan trasformator Step Up untuk menaikkan tegangan listrik sebelum listrik ditransmisikan.

 http://dc203.4shared.com/doc/ojds3PZz/preview_html_17802341.png

      5.   Jalur Transmisi
     Jalur transmisi berfungsi untuk mengalirkan listrik dari PLTA ke rumah – rumah atau industri. Sebelum listrik dikonsumsi terlebih dahulu tegangannya di turunkan dengan transformator Step Down.  

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjeUvHbUToi-5M_hpnUymA6uqZkolsAh6JbuAG85_4rzvTgoUJelNbpVhuhFdwrq5vvECdtaBwAHuKUe39d83RjA-cEvFH5kUGNMZcF0b4XXVZ8iqkRvFmAuhiopYU45zT6ulXyx3du-GaK/s1600/1343407908.jpg


Sabtu, 03 Mei 2014

Pengertian dan Prinsip Kerja Transformator



Transformator (Trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan arus bolak-balik (AC). 

Transformator terdiri dari 3 komponen pokok, yaitu kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagai input, kumparan kedua (sekunder) yang bertindak sebagai output, dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan.

PRINSIP KERJA
Transformator bekerja sesuai dengan prinsip induksi elektromagnetik. Sebuah transformator memiliki dua kumparan dimana kumparan ini terpisah secara elektris tetapi bergandengan secara magnetik karena dihubungkan melalui inti besi. Kedua kumparan tersebut memiliki induktansi yang sangat tinggi.

Jika sumber tegangan (Vp) dihubungkan dengan lilitan primer (Np) maka akan timbul arus (Ip). Arus primer (Ip) akan mengalir dan menimbulkan fluks magnetik (φ). Fluks ini sendiri akan mengalir melalui bagian tegangan sekunder, kemudian fluks tersebut akan menginduksi lilitan sekunder sehingga lilitan sekunder akan menghasilkan Gaya Gerak Listrik (GGL)

MACAM-MACAM TRANSFORMATOR
1) Transformator Step Up adalah transformator yang berfungsi untuk menaikkan tegangan AC. Transformator ini memiliki ciri :
a)    Jumlah lilitan primer lebih sedikit daripada jumlah lilitan sekunder.
b)   Tegangan primer lebih kecil daripada tegangan sekunder.
c)    Kuat arus primer lebih besar daripada kuat arus sekunder.
Pada umumnya Transformator Step Up digunakan pembangkit listrik bertegangan tinggi dan alat-alat elekto lainnya yang mebutuhkan tegangan yang lebih tinggi.

http://asharemore.blogspot.com/
                                                              Transformator Step Up



2) Transformator Step Down adalah transformator yang berfungsi untuk menurunkan tegangan AC. Trafo ini memiliki ciri :
a)    Jumlah lilitan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder.
b)   Tegangan primer lebih besar daripada tegangan sekunder.
c)    Kuat arus primer lebih  daripada kuat arus sekunder.
     Pada umumnya Transformator Step Down pada umumnya digunakan pada alat-alat elektronika seperti         Radio, Televisi, Laptop, Komputer dll yang membutuhkan tegangan yang lebih rendah.      

http://asharemore.blogspot.com/

                                                                Transformator Step Down
                   
PERSAMAAN-PERSAMAAN PADA TRANSFORMATOR
Vp         Is      Np
—  =  —  =  — 
Vs       Ip      Ns

 Ps
η = — × 100%
 Pp

  Vs Is
η = ——– × 100%
  Vp Ip

Keterangan:
Vp    =  tegangan primer (tegangan input = Vi ) dengan satuan volt (V)
Vs    =  tegangan sekunder (tegangan output = Vo) dengan satuan volt (V)
Np   =  jumlah lilitan primer
Ns    =  jumlah lilitan sekunder
Ip     =  kuat arus primer (kuat arus input = Ii) dengan satuan ampere (A)
Is     =  kuat arus sekunder (kuat arus output = Io) dengan satuan ampere (A)
η      =  efisiensi